Amra Babic, Wali Kota Berjilbab Pertama di Eropa

0 komentar

Bosnia, muslimdaily.net - Kota Visoko di Bosnia akhirnya memiliki wali kota baru yang berjilbab. Dalam pemilihan wali kota yang digelar pada Ahad (7/10), Amra Babic terpilih menjadi pemimpin di kota Visoko sekaligus wali kota berjilbab pertama di Eropa.
'
'Ini adalah sejarah besar dalam demokrasi. Warga menunjukkan kematangannya berdemokrasi karena telah memilih saya seorang wanita dan mengenakan hijab,'' kata Babic seperti dikutip dari AFP.

"Ajaran Islam terhadap perempuan sangat jelas. Islam memberikan tempat bagi perempuan dalam sistem pelayanan publik dan bagi mereka yang menafsirkannya dengan benar bahwa seperti itulah perempuan di mata Islam," tambah Babic, yang tergabung dalam Partai Aksi Demokratik (SDA), partai Muslim terbesar di Bosnia.

Wanita berusia 43 tahun ini berhasil memperoleh suara sebesar 30 persen. Ucapan selamat pun terus membanjirinya.
Babic juga yakin bahwa perempuan seperti dirinya tetap memiliki tempat di antara negara-negara Eropa modern.

"Saya yakin jilbab saya tidak akan menjadi penghalang. Eropa akan memahami bahwa jilbab terkait identitas seseorang yang juga memiliki toleransi terhadap hak orang lain,"paparnya.
Sebelum menjadi wali kota, ibu tiga anak ini adalah seorang ekonom. Dia bekerja di Kementerian Keuangan di daerah Zenca. Babic kehilangan suaminya dalam perang Bosnia 1992-1995. Dan, selama beberapa tahun dia memimpin asosiasi keluarga Muslim yang menjadi korban perang.

Muslim sendiri adalah agama terbesar di Bosnia. Sekitar 40 persen dari 3,8 juta penduduk Bosnia beragama Islam. Sedangkan etnis Serbia yang memeluk Kristen Ortodox berjumlah 31 persen dan 10 persen lainnya adalah etnis Kroasia yang memeluk Katolik Roma.

Saat Bosnia masih menjadi bagian dari Yugoslavia, pemakaian hijab dilarang. Namun setelah Bosnia merdeka, sebagian wanita muslim di negeri ini mengenakan jilbab.[mzf]

Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Copyright © 2011. Khazanah Islami - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger