Saat Perang, Ratusan Warga Yahudi Bongkar Makam Nabi Yusuf

0 komentar

SENIN, 19 NOVEMBER 2012 09:48
 
 Kurang lebih sekitar 500 warga perampas Yahudi memenuhi makam dabi Yusuf A.S di kota Nablus sabtu malam (19/11) yang dikawal puluhan kendaraan militer dengan alasan melaksanakan ritual keagamaan. Mereka berada di sana sampai subuh. Sementara warga khawatir dengan banyaknya kerumunan ini.
Para perampas itu merobohkan sekolah di sekitarnya, mereka juga meninggalkan di belakangnya tulisan berbahasa ibrani dan sisa makanan dan merusak toilet.
Para warga khawatir adanya kesepakatan rahasia antara milisi Abbas dan penjajah Israel mereka kembali lagi ke tempat tersebut.
Karena adanya koordinasi yang jelas antara keduanya dalam menyusun kunjungan ini, warga menuturkan orang-orang milisi bersembunyi saat para perampok memasuki kuburan itu yang berarti mereka mengetahui kunjungan ini sebelumnya.
Yang menambah rasa takut seputar kesepakatan rahasia ini yaitu tak adanya penolakan terhadap kunjungan ini dari pihak otoritas Ramalah yang berarti menyetujui kunjungan itu.
Warga Yahudi itu membuat gerakan "pemukiman" beberapa bulan lalu untuk terus kembali ke kuburan Yusuf memanfaatkan situasi keamanan yang dikondisikan pemerintah Fayad yang ilegal dan itupun telah tejadi pada tahulalu sekitar Sepuluh imigran Yahudi menyerang makam Nabi Yusuf di Timur kota Nablus di malam hari pada Rabu di bawah perlindungan dari pasukan pendudukan Israel.
Sebuah sumber keamanan Palestina mengatakan bahwa IOF menginformasikan pihak keamanan Otoritas Palestina (PA) dengan tujuan untuk menerobos masuk kota Nablus tanpa menetapkan sebuah daerah, yang membuat petugas-petugas keamanan Otoritas Palestina menghilang dari jalan-jalan kota seperti yang ditetapkan dalam perjanjian dengan IOF.
Sumber tersebut menambahkan bahwa para imigran memanjatkan ritual-ritual di makam tersebut yang dilaksanakan pada Kamis subuh.
Sementara itu, pasukan IOF pada Kamis subuh masuk ke dalam kota Qabatia di Timur kota Jenin dan menerobos ke dalam rumah dari seorang warga Palestina yang ditangkap dengan menggunakan anjing-anjing.
Saksi mata mengatakan bahwa pasukan tersebut menyita sebuah komputer dari rumah Murad Kamil dan mendatangkan kerusakan di rumahnya. Mereka mencatat bahwa pasukan-pasukan tersebut mengambil foto-foto rumah tersebut dari luar dan menginterogasi anggota keluarganya.
Sementara itu sejumlah sumber local di baldah Kafr Qasim di wilayah Palestina jajahan tahun 1948 menyebutkan bahwa telah berlangsung bentrokan kemarin sore Rabu hingga dini hari Kamis antara warga Palestina dan polisi bersama pasukan Israel setelah terjadi unjuk rasa atas pembongkaran sebuah rumah warga.
Sumber-sumber menambahkan bahwa bentrokan itu menyebabkan lima serdadu Israel luka-luka dan 20 pemuda Palestina ditangkap Israel di baldah tersebut.
Polisi Israel menutup seluruh pintu masuk kota Kafr Qasim. Sejumlah alat-alat militer berat di tempat kejadian untuk membongkar rumah di sana. Pesawat tempur Israel juga menderu-deru di udara tempat kejadian dan memburu warga yang melempar dengan batu dan bom Molotov.
Sumber menambahkan bahwa warga murka karena pasukan Israel membongkar salah satu rumah yang sedang dalam pembangunan.

Sejarah

Baginda merupakan putera ketujuh (ada sumber mengatakan anak kesebelas) Nabi Ya'akub a.s. dan baginda berkongsi ibu yang dikenali sebagai Rahil dengan adiknya, Bunyamin. Baginda mempunyai 12 orang adik beradik lelaki dan baginda mempunyai rupa paras yang tampan dan dimanjai oleh bapanya. Walau bagaimanapun, ibu kandungnya wafat ketika baginda berusia 12 tahun.
Kasih sayang yang diperolehi dan kelebihan pada baginda dan Bunyamin mendorong 10 adik-beradik lelaki dari ibu yang lain berasa iri-hati dan dengki yang mewujudkan komplot menarik perhatian bapa mereka. Mereka bercadang untuk membunuh baginda.
Yahudza, anak lelaki keempat dari Nabi Yaakub dan yang paling cekap dan bijaksana di antara mereka tidak bersetuju dengan cadangan pembunuhan memandangkan perlakuan tersebut adalah dilarang. Maka, demi menghalau Yusuf, dia mencadangkan untuk mencampakkan baginda ke dalam sebuah "perigi buta" yang terletak di persimpangan jalan kafilah-kafilah dagang dan para musafir beristirehat. Dengan itu, berkemungkinan Yusuf akan diselamatkan dari perigi tersebut dan di bawa oleh sesiapa sahaja untuk dijadikan hamba.

Mimpi

Pada malam saudara baginda mengadakan komplot tentang baginda, Yusuf sedang tidur dan bermimpikan suatu yang aneh lalu menceritakan kepada ayahnya:
(Ingatlah peristiwa) ketika Nabi Yusuf berkata kepada bapanya: "Wahai ayahku! Sesungguhnya aku mimpi melihat sebelas bintang dan matahari serta bulan; aku melihat mereka tunduk memberi hormat kepadaku". Bapanya berkata: "Wahai anakku! Janganlah engkau ceritakan mimpimu kepada saudara-saudaramu, kerana aku khuatir mereka akan menjalankan sesuatu rancangan jahat terhadapmu. Sesungguhnya syaitan adalah musuh yang nyata bagi manusia." Dan demikianlah caranya Tuhanmu memilihmu dan akan mengajarmu tafsir mimpi serta akan menyempurnakan nikmatNya kepadamu dan kepada keluarga Yaakub sebagaimana Dia telah menyempurnakannya kepada datuk nenekmu dahulu: Ibrahim dan Ishak. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Mengetahui, lagi Maha Bijaksana. (12:4-6)
Mimpi tersebut menunjukkan kelebihan yang diberikan Tuhan kepada baginda Nabi Yusuf. Amatlah berbahaya untuk membongkarkan mimpi tersebut kepada adik-beradiknya yang lain memandangkan dia dan adiknya, Bunyamin sudahpun dicemburui.

Yusuf

Pada hari sebelum mereka menjalankan rancangan, adik beradik Yusuf menghadap Nabi Yaakub untuk meminta izin membawa Yusuf bermain bersama mereka tetapi bapanya bimbang akan keselamatan Yusuf yang berkemungkinan baginda akan dimakan serigala jika mereka tidak menjaganya.
Mereka berjaya menjalankan rancangan mereka dengan mencampakkan Yusuf ke dalam perigi dan pulang ke rumah pada senjanya dengan berpura-pura menangis dan mengatakan Yusuf dimamah serigala sambil menunjukkan baju Yusuf yang dilumuri darah palsu. 
Share this article :

Posting Komentar

 
Support : Copyright © 2011. Khazanah Islami - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger