Hamas: Kami Berjihad Sampai Detik Napas Terakhir

0 komentar

GAZA (Berita Suaramedia) Israel mulai kewalahan menghadapi serangan roket Hamas yang bertubi-tubi. Diblokade sejak tahun 2007, kemampuan militer Hamas justru semakin meningkat. Hal ini terlihat dari kuantitas roket yang telah ditembakkan Hamas selama enam hari invasi Israel ke Gaza.

Israel mengatakan, Hamas memiliki total 10 ribu roket dan bom mortir. Sebagian besar merupakan roket buatan sendiri. Namun roket Fajr-5s menjadi roket terkuat yang juga ditimbun Hamas. Adapun roket buatan Hamas yang dinamai Qassam menurut Israel memiliki kualitas rendah dengan jarak tembak hanya 15 kilometer.
Sejak pertempuran Hamas-Israel mencuat Rabu lalu, Hamas telah meluncurkan lebih dari 1.100 roket dan mortir. Menurut gerilyawan Hamas, beberapa roket Gaza berada dalam peluncur yang terkubur di tanah. Sehingga memungkinkan sewaktu-waktu penembakan hanya dengan remote control.
Pasukan darat Israel mulai merasakan beratnya bertempur secara berhada-hadapan dengan Hamas, meski pasukan Zionis memiliki senjata artileri yang jauh lebih
canggih dari senjata yang dimiliki Hamas. Namun Hamas sudah menyiapkan strategi perang darat dengan pasukan Zionis Israel yang sudah mereka antisipasi menyusul ancaman-ancaman yang dilontarkan Israel saat masih berlaku gencatan senjata di Jalur Gaza .
Brigade Izzudin al-Qasam, sayap militer Hamas mengungkapkan, mereka sudah membangun terowongan-terowongan di bawah tanah yang tahan akan hantaman ranjau-ranjut darat dan ranjau anti-personel. Para pejuang Hamas juga sudah menyiapkan perangkap-perangkap yang mereka pasang di rumah-rumah dekat wilayah perbatasan.
"Para pejuang kami berada di tempat-tempat yang tak terlihat, menunggu kedatangan tentara-tentara Zionis ke gedung-gedung yang sudah dipasangi perangkap," demikian keterangan Brigade Izzudin al-Qassam
Laporan koresponden Islamonline hari Minggu kemarin menyebutkan bahwa para pejuang Palestina berhasil menyergap sejumlah tentara Israel di sebuah rumah. Tentara-tentara Zionis terperangkap di dalam rumah yang dihujani tembakan oleh para pejuang Palestina. Mereka memanggil bantuan pasukan udara agar bisa keluar dari rumah itu.
Sejak mengerahkan pasukan daratnya, militer Israel mengakui sekitar 55 tentaranya mengalami luka-luka dan Sudah 70 Tentara akibat perlawanan para pejuang Hamas. Pertempuran darat berlangsung sengit di empat titik di Gaza, antara lain di wilayah utara Gaza, Gaza City, Beit Lahiya dan Jabaliya.
Tank-tank Israel dikerahkan di dua titik di Gaza yaitu wilayah utara dan selatan. Israel mengarahkan tank-tanknya ke perbatasan Rafah, selatan Gaza untuk memisahkan wilayah Gaza dari Mesir. Dalam serangan darat, pasukan Zionis tidak berhasil menemukan tempat-tempat peluncuran roket Hamas. Namun para pejuang Hamas dilaporkan berhasil menjungkirbalikkan tank-tank Merkava Israel dengan roket-roketnya. Terakhir, roket-roket Hamas berhasil menjangkau basis angkatan udara Israel Hatzor di kota Ashdod.
Seorang pejuang Brigade al-Qassam mengatakan, mereka memiliki persediaan roket yang cukup banyak, termasuk senjata peluncur granat (RPG) untuk menembak helikopter-helikopter Israel. "Senjata-senjata itu cukup efektif," kata pejuang tadi.
Sejak pertempuran Hamas-Israel mencuat Rabu lalu, Hamas telah meluncurkan lebih dari 1.100 roket dan mortir. Menurut gerilyawan Hamas, beberapa roket Gaza berada dalam peluncur yang terkubur di tanah. Sehingga memungkinkan sewaktu-waktu penembakan hanya dengan remote control. 

Kamis lalu, roket Hamas menewaskan tiga warga Israel. Bahkan sejak tahun 2001, tercatat 30 orang tewas akibat serangan roket Hamas.Padahal, Israel memiliki sistem pengaman roket, Iron Dome, yang sangat canggih. 

Ketimpangan persenjataan jelas terpampang dalam invasi militer Israel ke Gaza. Namun Hamas dan sayap militernya Brigade Izzudin Alqasaam terus memberikan 'kejutan' bagi militer Israel setelah menembak jatuh jet F16, helikopter Apache dan kapal perang Israel.
Brigade Izzudin al-Qassam mengkordinir agar para pejuangnya tidak terlacak radar, dengan membagi mereka kedalam kelompok-kelompok dan unit-unit khusus. "Seluruh pejuang Palestina melakukan kordinasi bersama untuk menghadapi invasi Israel ke Gaza," kata sumber Brigade al-Qassam.
Hamas dilaporkan memiliki kekuatan 10.000 pejuang aktif dan pejuang cadangan yang terlatih dengan jumlah yang hampir sama.
Gerakan pasukan Israel menuju Jalur Gaza melalui jalur darat direspons pejuang Hamas. Hamas mendeklarasikan akan mempertahankan Gaza sampai napas terakhir.

"Gaza akan menjadi kuburan bagi pasukan Israel," tegas Jurubicara Hamas, Ismail Radwan mengatakan kepada Televisi Jaringan, Al Aqsa dantulis dan situs berita The National, Selasa, 21 November 2012.

Seiring masuknya pasukan Israel ke Jalur Gaza, roket-roket Hamas masih diterbangkan para militan ke arah selatan Israel. 

"Kami tidak akan meninggalkan pertempuran ini. Kami juga akan tetap berada di antara jalan-jalan dan kami akan bertempur sampai napas terakhir." seru Ismail.

Seperti diketahui sekira 10 ribu pasukan infanteri Israel masuk ke Jalur Gaza pada Senin. Gerakan pasukan pada malam hari ini dikhawatirkan semakin menambah derita kemanusiaan di Palestina.

Hingga pertempuran memasuki hari kesembilan, sudah terdapat sekira 550 warga Palestina tewas dan sekira 2 ribu lainnya luka-luka. Sementara di Israel dilaporkan empat warganya tewas dan 20 lainnya mengalami luka-luka (thl) by suaramedia.com

Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Copyright © 2011. Khazanah Islami - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger