Pesan Dari Syurga

0 komentar



**STORY**

Pusara ayah dan bunda tdk jauh berbeda waktu ku tinggalkan dulu.Rapi dan bersih.Pasti bekas tangan adikku panggil aja (Ila).Kata bibi,adik slalu bersusah payah membersihkan pusara ayah dan bunda.Adikku baru berusia 13 thn namun kematangannya sperti anak yg berumur 16 thn.Memandangi wajah tenangnya membuat wajahku sesak.Aku tau adek tdk bahgia disitu,tp apadyaku utk membawa beersamaku.

Walaupun bibiku merawat adek kayak anak kandungnya sendiri,tp tdk bagi paman.Ini bisa kulihat dgn jelas dr gayanya menyambut kedatanganku yg menunjukan ketidaksukaannya.Kalau aja tdk ada nenekku pasti pasti sudah diusir dr rumahnya dr rumah peninggalkan orang tuaku sendiri.

Dahulu adek bgtu manja terhadapku,tp kini seolah2 tidak mengenalku.Ia sudah banyak berubah,waajahnya cekung,sinarnya redup,wajahny kurus,dan cahaya ceria dimatanya  pun hilang.Wajahnya mengandung segaris luka yang teramat dalam seolah2 memendam rahasia pahit dan sulit diungkapkan,meskipun kepadaku kakakny sendiri.

Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Copyright © 2011. Khazanah Islami - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger