Bulan Sya'ban

0 komentar

KESIBUKAN  umat islam mengerjakan amal ibadah dalam sepanjang bulan Rejab, seharusnya diteruskan dengan amal ibadah dalam bulan sya'ban. Ini disebabkan bulan Sya'ban juga penuh dengan keberkatan dan kebaikan, termasuk fadhilah dan kelebihannya.

Ini menepati maksud sebuah Hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Anas bin Malik r.a., sabda Baginda bermaksud : ''Rejab adalah bulan Allah, Sya'ban adalah bulanku (Rasulullah), dan Ramadhan adalah bulan umatku.

FADHILAT DAN KELEBIHAN SYA'BAN
    Terdapat banyak hadis Rasulullah SAW, mengenai fadhilat dan kelebihan bulan Sya'ban bagi mereka yang berusaha memanfaatkannya dengan mengerjakan berbagai amal ibadah. Perhatikan sebahagian daripada hadis2 baginda:

1. Sayidatina Aisyah r.a. menyatakan: tidak pernah Rasulullah SAW berpuasa lebih banyak
    melainkan dalam bulan Sya'ban(selain bulan Ramadhan), sesungguhnya baginda SAW
    telah berpuasa sebulan penuh.(hadis riwayat bukhari dan muslim)

2. Usman bin Zaid, menceritakan: ''Saya telah bertanya kepada Rasulullah SAW, wahai
    Rasulullah, saya tidak pernah menyaksikan banyaknya puasa tuan pada lain lain bulan
    seperti di bulan Sya'ban: lalu baginda menjawab: ''Itulah bulan (Sya'ban) dimana ramai
    manusia lalu mengenainya yaitu diantara bulan Rejab dan Ramadhan ini adalah bulan
    dimana segala amalan diangkat kepada Tuhan pemilik sekalian alam. Oleh itu
    saya(baginda) amat suka kiranya amalan saya diangkat ketika saya berpuasa
    (hadis riwayat Imam Ahmad dan An-Nasa'i)

Oleh karena itu orang islam mengharapkan agar amalan ibadah masing2 yang diangkatkan ke hadirat Allah SWT pada bulan Sya'ban itu ditrima, maka sewajarnyalah kita memperbanyak lagi amal ibadah dengan penuh tawadhu', ikhlas, taqwa kepada-Nya, Jika Allah STW dapat menerima amal salih kita, maka sesungguhnya Allah STW akan menaikkan derajat kita dalam kehidupan dunia dan akherat

3. Sayidina Aisyah r.a.Rasulullah SAW telah bersabda:
''Innallaah hatabaaraka wata'ala, yanzilu lailatannishfii, min'sya'banni, ilassamaa iddun ya,  faya' firru liaqhtsaraa, min 'adadi, sya'rii, ghonami banii kalbi.
(Sesungguhnya Allah Ta'ala turun pada malam pertengahan (nisfu)Sya'ban ke langit dunia dan mengampuni dosa dosa orang yang lebih banyak dari bilangan bulu bulu kambing Bani Kalb) (hadis riwayat At-Tirmizi dan Ibnu Majah)

4.Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud:

*Sya'ban adalah bulanku dan Ramadhan adalah bulan umatku. Sya'ban mengkafarahkan(menghapuskan) dosa dan Ramadhan menyucikan dosa (jasmani dan rohani)

*Dinamakan Sya'ban karena bulan tersebut terdapat amat banyak  kebajikan;dan puasa yang lebih afdhal adlah puasa dalan bulan Sya'ban''

*Kelebihan Rejab atas bulan bulan lain seperti kelebihan Al-Qur'an atas qalam. Kelebihan Sya'ban atas bulan2 lain seperti kelebihan atas sekalian nabi nabi. Kelebihan Ramadhan atas bulan bulan lain seperti kelebihan Allah  atas sekalian makhluk-Nya

*Apabila tiba malam nisfu Sya'ban, maka pada malam tersebut berjagalah kamu dengan mendirikan sholat, beribadah dan berpuasa pada siangnya. Allah SWT berfirman: Sesiapa yang meminta ampun maka Aku mengampunkannya, mereka yang ditimpa bala bencana aku lepaskanny, mereka yang meminta rezeki aku berika rezekinya.

*Bahwa Allah SWT memerhatikan hamba2-Nya pada malam nisfu Sya'ban, mka diampunkan dosa sekalian makhluk-Nya  kecuali orang yang menyekutukan Allah dan orang yang tidak mau bercakap sesama saudaranya(sesama orang islam)

5. Diriwayatkan daripada Ka'abul -Akhbar bahwa Allah SWT telah mengutus malaikan Jibril pada malam nisfu' (pertengahan)Sya'ban ke syurga. Allah SWT memerintahkan supaya syurga dihiasi dengan seindah2nya. Malaikat Jibril berkata kepada syurga, sesungguhnya Allah SWT telah memedekakan ahli neraka pada malam ini sebanyak bilangan bintang bintang di langit. sebanyak jumlah hari dunia dan malamnya. sebanyak daun daun pohon, seberat gunung gunung dan sebanyak banyak pasir.

6.Khalifah Umar Abdul Aziz telah memberitahu wakilnya di basra:'' Hendaknya kamu perhatikan empat malam dalam satu tahun, karena sesungguhnya Allah SWT membukakan pintu rahmat-Nya dengan seluas luasnya yaitu malam pertama bulan Rejab, malam nisfu' Sya'ban, malam 'Aidil-Fitri, dan malam 'Aidil-Adha




Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Copyright © 2011. Khazanah Islami - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger